Cara Merawat Baterai Smartphone Agar Awet

Cara Merawat Baterai Smartphone Agar Awet

Gadget canggih dan mahal rasanya percuma kalau tidak dirawat dengan baik, smartphone akan mudah rusak dalam pemakaiannya. Elemen yang paling penting dari smartphone Android, iOS, atau Blackberry adalah baterai. Tidak bisa dipungkiri kalau baterai turut mempengaruhi performa kinerja smartphone kesayangan Anda. Sebelum Anda menyesali baterai smartphone rusak, saya akan kasih beberapa tips merawat baterai smartphone dengan mudah.

Kenali jenis baterai smartphone

Baterai smartphone yang tersedia dipasaran umumnya ada dua jenis yaitu baterai Li-Polymer (Li-Po) dan Li-Ion, berasal dari jenis  yang sama. Li-Polymer adalah kelanjutan dari Li-Ion dengan keunggulan elektrolit (larutan daam baterai sebagai konduktor listrik) lebih kuat dan menyerupai gel. baterai Li-polymer dapat dibuat lebih tipis daripada baterai Li-ion dan sekarang ini kepopularannya terus berkembang sebagai baterai-baterai smartphone dan tablet. Umumnya baterai jenis Li-Polymer tidak bisa dicabut pasang karena menyatu dengan smartphone.

Gunakan charger yang tepat

Charger bawaan resmi smartphone yang Anda beli memiliki keunggulan baterai akan baik-baik saja walaupun di-charge melebihi kapasitasnya. Charger akan menyesuaikan diri, misal: saat baterai menunjukkan angka 80%, charger akan mulai melakukan charge secara perlahan. Tetap gunakan charger asli bawaan smartphone Anda setiap kali ingin men-charge smartphone.

Penyesuaian baterai

Cara terbaik untuk menjaga baterai smartphone Li-Polymer atau Li-Ion adalah menjaganya di sekitar 40% lalu di-charge kembali sampai 80%. Jangan sampai membiarkan baterai smartphone sampai benar-benar habis (0%) karena akan memperburuk kualitas baterai.

Usahakan agar baterai tetap dingin

Musuh utama baterai smartphone adalah panas, jika terlalu panas maka kualitas dan kapasitasnya akan menurun drastis. Pada temperatur normal saja, setiap tahunnya baterai lithium-ion akan kehilangan sekitar 6% kapasitas maksimumnya. Tapi jika panas berada di sektitar 77 derajat Fahrenheit atau 25 derajat Celcius maka angka itu akan menaik jadi 20%, dan jika 104 derajat Fahrenheit atau 40 derajat Celcius maka akan meningkat lagi jadi 35% . Hindari baterai Anda dari keadaan panas.

Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Tips merawat smartphone layar sentuh

Dibaca 564 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>